Tag Archives: nikah

Me version 25

“Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-nya. Bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari-Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar. Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali (bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat (kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang. Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau”.

Sudah cukup lama saya tidak menulis di blog ini. Tulisan ini pun seharusnya ‘terbit’ tanggal 15 Mei yang lalu. Namun baru saat ini ada ‘semangat’ untuk menulis lagi.

Pertama, saya secara pribadi sangat bersyukur telah diberikan kesempatan untuk terus beribadah, nikmat iman, waktu luang, kesehatan, rizki, serta masih berada di dekat orang-orang tercinta, baik itu keluarga, sahabat, dan rekan kerja. Walaupun kadang kesempatan ibadah itu terlewat begitu saja karena disibukkan oleh dunia, namun Allah sangat-sangat baik, masih memberikan hidayah untuk bisa menyadari segala kesalahan serta kekuatan untuk memperbaiki diri. Semoga Allah tiada memanggil kita melainkan dalam keadaan beriman. Untuk dua nikmat yang sering dilupakan, waktu luang dan kesehatan, nampaknya perlu kesungguhan ekstra untuk dapat mensyukurinya dengan menjaga serta menggunakannya untuk hal yang bermanfaat. Dalam hal rizki, alhamdulillah kebutuhan yang pokok dan urgent dapat terpenuhi dan semoga bisa terus berbagi dengan orang-orang yang lebih membutuhkannya.

Untuk Ibu, mudah-mudahan Allah memberikan pahala atas kesetiaannya. Kepada Bapak, semoga diberi balasan berlipat atas kesabarannya. Kepada Ibu dan Bapaklah aku mengemis Ridhanya Allah swt. Kepada dik Kiki yang alhamdulillah telah siap sedia menapaki masa perkuliahan di UGM. Find your passion, do it your way, because life’s too short to waste on things you don’t enjoy doing. Untuk dik Ana yang sekarang naik kelas 3 SMP, teruslah bermimpi tentang cita-cita yang terbaik. All our dreams can come true if we have the courage to pursue them. Sangat bangga dengan akselerasi prestasi mereka dalam beberapa tahun terakhir hingga sulit untuk dipercaya. But it really does happen.

 Bila merenungkan riwayat Nabi saw, di usia 25 tahun beliau menapaki kehidupan rumah tangga bersama Siti Khadijah ra. Pada usia ini seseorang boleh dikatakan telah mampu mengemban tanggung jawab sebagai kepala rumah tangga. InsyaAllah, tanggal 7 Juli 2012 nanti saya pun akan mengikuti ‘jejak’ beliau. Semoga ditambahkan sifat Responsible, Patience, Spirited, dan KindThis will change everything. Read more of this post

Advertisements
%d bloggers like this: