Dimana pejuang dakwah kami ?

Kadang teringat, ketika orang mendo’akan kita agar kelak menjadi orang yang berguna bagi bangsa, dan agama. Dengan bekerja hingga mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran mungkin tujuan untuk jadi orang yg berguna untuk bangsa semakin bisa terwujud.

Kemudian bagaimana dengan harapan menjadi orang yang berguna untuk agama? apakah cukup dengan sholat 5 waktu, puasa ramadhan dan zakat?

Dimanakah para pejuang dakwah yang dulu menemani kami, yang selalu mengajak kepada kebaikan dan memperjuangkan prinsip yang ia yakini?

Apakah dakwah itu terhenti karena tidak ada tanggapan atau dukungan? atau karena orang lebih memilih untuk menanggapi tema yang berisi senda gurau yang kadang dibumbui kebohongan untuk membuat orang lain tertawa? atau orang lebih sering membahas kemaksiatan yang setiap hari diberitakan di media massa?

Bersabarlah bila sudah merasa dunia ini seperti penjara, bukankah dunia ini penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir.

Semoga kita tetap mau tolong-menolong dan mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran.

Rasulullah saw bersabda: “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasing.

2 responses to “Dimana pejuang dakwah kami ?

  1. Sutan June 18, 2010 at 10:10 am

    Tetep istiqomah akhi, selalu berusaha menjadi orang yang shaleh dan men-shalehkan orang lain…

  2. Rahman June 26, 2010 at 6:11 am

    bagus blognya, saya dapet dari mailing list …2000, terus menulis akhi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: