Facebook Obscurity

Facebook Security Obscurity

Latar belakang

Facebook telah menjadi aplikasi social networking yang sangat populer dan memiliki banyak anggota. Sebagian besar penggunanya menganggap facebook adalah aplikasi yang sederhana dan mudah. Namun dibalik anggapan itu, tersembunyi ketentuan dan konfigurasi yang sangat rumit untuk dipahami pengguna pada umumnya. Hanya sebagian kecil yang memperhatikan fenomena dibelakangnya. Satu hal yang sangat mendasar dan penting untuk ditelusuri lebih dalam adalah mengenai keamanan data pribadi anda.

Tujuan dan Manfaat

Tulisan ini ditujukan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga privacy anda di Facebook pada khususnya dan di dunia maya pada umumnya. Diharapkan penjelasan yang teramat singkat ini dapat menjadi starting point anda dalam menelusuri lebih lanjut informasi lain yang berkaitan dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat untuk anda.

Pembatasan

Tulisan ini untuk sementara hanya akan memberikan beberapa filosofi dasar kerahasiaan data pribadi disertai langkah-langkah implementasinya di Facebook serta penjelasan singkat (reasoning) untuk setiap langkah tersebut.

Beberapa Filosofi dasar

Facebook adalah cerminan diri Anda. Setiap kata pada status dan komentar anda yang akan memberitahukan kepada kami semua (pengguna internet) tentang siapa anda sebenarnya, apa yang anda pikirkan, apa yang anda miliki, apa yang anda rasakan, dan apa yang akan anda lakukan. Bagi anda yang sering berkeluh kesah, menghujat, menghina, berkata kasar, maka itulah yang diketahui oleh orang lain.

Facebook adalah orang lain, dan yang jelas bukan sahabat anda. Data yang anda berikan merupakan milik kami semua (pengguna internet) dan tidak ada yang berhak melarang kami untuk membuka dan menyebarkannya  bahkan tanpa seijin anda. (Kalaupun anda memberikan akses terbatas kepada orang-orang tertentu, itu hanya masalah prosedur, Anda mempercayakan Facebook untuk menjalankan pengaturan anda, terlepas dari Facebook akan melakukan hal lain tanpa sepengetahuan anda itu masalah lain yang bukan kewenangan anda!-baca Term of Service Facebook poin kedua)

Jangan sampai menyesal nanti di kemudian hari ketika foto-foto anda masuk dan tersebar di situs-situs yang memalukan dan tidak semestinya, email anda menjadi tempat sampah untuk spam dan menjadi target malware (program jahat), kehidupan anda diteror melalui handphone anda karena nomor handphone anda tertulis jelas di profile anda. Sesalkan diri anda yang sampai saat ini belum punya alasan untuk meninggalkan facebook. Tetap menjadi anggota atau tidak, adalah pilihan anda, dan setiap pilihan harus punya alasan.

Anda tidak sendirian di internet, ada banyak orang lain, tidak semua dari mereka adalah orang baik-baik, apalagi anda bukan siapa-siapa bagi mereka. Bila diminta memilih ambisi pribadi ditambah uang, dibandingkan kerugian orang lain yang tidak mereka kenal, maka tak ada yang menjamin mereka mau memilih yang kedua.

Selalu ada jalan untuk mengamankan privacy anda, sekarang pilihannya mau atau tidak. Sepertinya tidak perlu penjelasan tambahan untuk statement ini!

Best practice implementation

Basic privacy setting

  1. Pastikan profil anda hanya dapat dilihat oleh teman anda (only friends dan bukan everyone). Tujuannya agar orang lain yang bukan teman anda tidak bisa melihat profil anda (termasuk wall, info, photos, video, notes, dll). Mereka hanya dapat melihatnya ketika anda memberikan ijin padanya (dengan menjadikannya teman).
  2. Jangan ijinkan third party application untuk mengakses profil anda. Pemberian akses pada aplikasi asing memungkinkan mereka untuk membaca profil anda dan menulis sesuatu di wall anda tanpa ijin dari anda. Aplikasi tersebut tidak berbeda dengan orang asing.

Advanced setting

  1. Jangan ijinkan siapapun membaca dan menulis di Wall anda (gunakan pilihan only me).
  2. Jangan ijinkan siapapun melihat koleksi foto anda selain teman anda (gunakan pilihan friends only atau only me).
  3. Jangan ijinkan pengiriman notifikasi ke wall mengenai aktivitas anda di facebook.

Best setting

  1. Upload satu foto yang paling menggambarkan wajah anda dan gunakan sebagai profile picture.
  2. Gunakan nama anda yang sebenarnya agar mudah dicari oleh orang yang mengenal anda dan mereka bisa memastikannya dengan melihat foto anda.
  3. Aktifkan private message
  4. Tutup semua fitur Facebook yang lainnya, caranya setting agar seluruh aksesnya adalah only me!

Best setting itu menjadikan anda seakan-akan anda yang sebenarnya seperti di dunia nyata. Orang hanya melihat dan mengenali anda dari wajah, nama, dan teman-teman anda, selebihnya tidak ada sama sekali. Kecuali untuk konten yang tidak konfidensial yang sengaja anda share kepada sahabat-sahabat anda (kalau konfidensial, buat apa di-upload🙂 ). Untuk mengetahui informasi tentang anda lebih banyak, seseorang harus langsung berkomunikasi dengan anda via private message seperti layaknya pengiriman surat melalui pos, atau bertanya kepada teman anda.

Intinya anda mengetahui siapa yang orang yang ingin mengetahui anda.

Kesimpulan dan Saran

Beberapa pesan yang ingin kami sampaikan adalah:

  • Masalah privacy di Facebook menjadi topik panas di internet. Tidak mungkin ramai diperbincangkan bila tidak ada masalah yang sangat serius.
  • Masih ada sekitar 13 alasan lain termasuk alasan non teknis yang tidak dapat kami ungkapkan karena terlalu mendalam. Silakan Googling  di internet dengan kata kunci Facebook dan telusuri biodata pendirinya, Mark Zuckerberg.

Semoga kurang puas😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: