Feeds:
Posts
Comments

I Love Sunday

Hari ini mentari bersinar sangat cerah. Gw bersyukur bisa bangun dari tidur yang sangat lelap setelah sehari sebelumnya kuliah seharian. 

Gw buka jendela dan menghirup udara segar kota Jakarta yang biasanya terusir asap kendaraan, gw dihibur kicauan burung yang biasanya tertutupi bising knalpot motor dan mobil di jalanan.

Pagi tadi benar-benar hari cerah yang diberkati setelah malam yang begitu gelap dan sakral (the bright blessed day after the dark sacred night).

Setelah pakaian yang menumpuk di ember selesai gw cuci, langsung siap-siap berangkat renang. Gw bersyukur bisa kesampean jg pergi renang hari ini, coz beberapa hari minggu sebelumnya ada aja halangan atau keperluan yang bikin gw harus menunda olah raga & hobby gw ini. 

Mulai jam 8.30 sampai 09.30, satu jam buat berenang gw rasa udah cukup. Memang udah lebih dari 2 bulan gw gak renang, jadi stamina nggak bisa maksimal. 

Abis dari kolam renang, trus nyari sarapan. Kebetulan gw lewat di depan kantor, jadi pengen makan soto lamongan dan emang udah lama gak mampir ke situ. Renang satu jam ternyata bisa bikin selera makan gw bertambah, dan rasanya nikmat banget tuh sarapan :) .

Mampir ke rumah temen, numpang mandi & tidur sebentar. Abis sholat ashar di masjid, pulang lagi ke rumah dan pas nyampe rumah, mulai turun hujan rintik-rintik. Untung gw udah sampe di rumah & nggak kehujanan. Sementara di depan rumah seperti biasa, traffic jam yang diiringi suara klakson kendaraan yang nggak sabaran mau lewat. 

Penuh syukur kepada Allah swt yang masih memberi gw umur yang panjang dan kesehatan yang baik. Semoga semangat hari ini fully charged, untuk dikuras seminggu kedepan :) .

Ahad, 4 Dzulhijjah 1430 H

Stay with me

I cannot think of any need in childhood as strong as the need for a father’s protection.” –Sigmond Freud

Jika aku menjadi seorang ayah, aku bisa membaca pikiran dan perasaan sang anak  melalui tatapannya yang dalam, seakan berkata :

Ayah..

Aku sangat senang bersamamu..

Aku bangga pada Ayah..

Aku sangat bangga ketika Ayah menggendongku di depan teman-temanku…

Aku sangat senang saat Ayah melindungiku ketika aku merasa takut..

Aku merasa menjadi orang yang paling bahagia di dunia..

Tetaplah bersamaku Ayah..

Tetaplah bersamaku…

Ayah…

HSDPA Modem on Mac Os X

Tadi mau nyobain internetan pakai modem di MacBook, setelah USB HSDPA Modemnya dipasang, ternyata dideteksi secara otomatis. Kebetulan modem yang gw pakai tipenya Option Orange Icon 255.  Selanjutnya muncul installation wizard driver dan aplikasi Globe Trotter Connect untuk Mac Os X. Setelah finish, kita siap untuk browsing :)

Berikut screenshot-nya :
Buka aplikasi Globe Trotter Connect pada Macintosh HD\Applications\GlobeTrotter Connect\GlobeTrotter Connect

Picture 5

Setelah itu akan tampil interface GlobeTrotter Connect. Pada menu bar, pilih GlobeTrotter Connect > Preferences

Picture 4

Maka akan tampil tab untuk konfigurasi APN, username dan password. Masukkan konfigurasi pada bagian 3G/EDGE/GPRS sesuai konfigurasi SIM card anda.

Setelah itu tutup tab tersebut, dan klik icon Connect pada aplikasi GlobeTrotter Connect.

Picture 2

Setelah muncul status Connected, berarti kita siap untuk berinternet ria :D

Ini contoh browsing pakai Safari Web Browser

Picture 3 

dan chatting pakai Yahoo Messenger for Mac :

Picture 1

Selamat mencoba :D

Diam

Diam adalah emas. Temukanlah kebenaran dalam diam. Karena diam akan membuatmu dapat berbicara dengan hati. Terkadang sangat sulit untuk diam, walaupun sebenarnya kita semua mengetahui bahwa diam adalah suatu pelindung.

Prinsip ini sangatlah benar, bila berbicara akan membuatmu bangga maka diamlah. Dan bila diam akan membuatmu bangga maka bicaralah. Tidak perlu seseorang membuktikan kebaikan hatinya dengan mulutnya karena Allah swt Maha Mengetahui. Tidak perlu pula seseorang menyembunyikan keburukan hatinya karena perbuatannya lah yang akan bercerita.

Di akhirat nanti, ketika mata, hati, tangan, kaki akan jadi saksi atas segala perbuatan di dunia, maka tiada dusta diri yang dapat tertutupi. Pepatah orang jawa mengatakan, “becik ketitik, ala ketara“. Kebaikan akan terlihat, keburukan akan tampak.

Kebanyakan manusia masuk ke dalam neraka disebabkan dua hal, lidah dan kemaluannya. Itulah sebabnya manusia diharuskan untuk menjaga ucapannya. Lidah itu lebih tajam daripada pedang. Pedang dapat melukai namun luka tersebut dapat terlihat dan dapat diobati. Sedangkan lidah (perkataan) dapat melukai sampai lubuk hati, tidak terlihat lukanya, dan akan sangat sulit untuk terobati.

Terus terang, diam itu sangat sulit.. sangat sulit. Selalu ada saja nafsu yang memancing untuk berkata-kata, terutama perkataan yang sia-sia. Namun akan selalu gw coba untuk lebih banyak diam daripada berbicara. Biarlah Allah swt yang memperdengarkan kata hati gw ke dalam lubuk hati mereka yang terdalam.

Rasuulullaah Muhammad SAW bersabda :

man kaana yu’minu billaahi wal yaumil aakhir, fal yaqul khairan au liyasmut

(Barang siapa telah beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata yang baik atau setidaknya diam)


Pengunjung ke 12.000

Alhamdulillah, malam ini bisa buka blog.. dan setelah dicek ternyata menjadi pengunjung yang ke 12.000 di blog ku http://karfianto.wordpress.com. Ni capture-nya :

statistikYaa. mudah-mudahan gw bisa terus membaca, menganalisis, dan menulis.

Kata siapa ya, gw lupa juga, intinya begini, “Penulis besar adalah pembaca yang hebat”. Mudah-mudahan gw salah satunya.

Mie ayam pangsit

Kemaren berangkat kuliah gw naek motor 2 jam dari Monas ke Pondok Labu via Fatmawati plus macet dan polusi. Pas pulang kuliah, malem, dingin, laper.. akhirnya niat mau cari makan malam. Gw bilang gw harus makan mie ayam pangsit.

Sepanjang perjalanan dari pondok labu ke bintaro kok nggak ada sama sekali warung mie ayam. Bahkan sampai lewat depan rumah, bablas ke arah Rempoa.. tetap nggak ketemu juga. Karena saking lapernya, akhirnya berhenti untuk makan di warung mie rebus.. Apa boleh buat.. gak ada mie ayam pangsit, mie rebus pun jadi, masih sama-sama mie. Soalnya siang gw udah makan nasi. Malem mau ganti menu maksudnya.

Nah tadi siang.. tanpa disangka pas gw ke rumah temen gw,  maman disiapin mie ayam.. luar biasa memang. Kalau ada kemauan pasti ada jalan. Akhirnya kesampean juga makan mie ayam pangsit.

Kalo rekan-rekan tau (di detikcom juga udah muncul), ada musibah runtuhnya plafon Carrefour Lebak Bulus. Sore tadi ketika mau pulang pas ngambil tas dan jaket di tempat penitipan, gw inget waktu sholat Ashar udah datang. Sempat terlintas pertanyaan.. sholat di rumah atau di sini ya? ternyata gw putusin untuk sholat di musholla carrefour depan tempat penitipan barang.

Ketika menjelang akhir sholat (tahiyat akhir) tiba-tiba suara sirine tanda bahaya bunyi keras bgt. Kriiiiiing…. trus banyak yang menjerit-jerit “gempa..gempa..” sambil terdengar suara langkah riuh ramai dari orang-orang yang panik menyelamatkan diri. Setelah salam, bergegas keluar musholla dan melihat keadaan sekitar.. ternyata ada reruntuhan yang terlihat didepan mata berjarak hanya 10 meter, buram penuh debu diramaikan orang-orang yang berlari-lari..

Gw langsung keluar lewat tangga darurat sampai lantai bawah. Ternyata di bawah sudah banyak orang yang turun. Menurut beberapa sumber, penyebabnya adalah bocornya air dari pipa diatas plafond itu sehingga plafond berukuran 15×7 meter itu ambruk.

O iya.. pas sholat gw jadi Imam, ada sekitar 2-3 orang yang masbuk (terlambat) jadi ketika gw udah selesai salam.. mereka masih melanjutkan sholat dengan tenang ditengah suasana yang panik saat itu.. hebat.

Pas sampai bawah terlihat air mengucur deras dari atas. Orang-orang ramai dan banyak yang langsung bergegas pulang meninggalkan tempat itu. termasuk gw.

Alhamdulillah kami diselamatkan oleh Allah swt dari bencana itu. Terima kasih ya Allah.

Cintailah orang yang bisa membuatmu semakin cinta kepada Allah

Cintailah kekurangannya karena kekurangannya itulah yang bisa menjadi penyebab masalah. Dengan mencintai kekurangannya, kita akan terus berusaha memperbaiki kekurangan tersebut dan tidak akan meninggalkannya.

Bismillah

Tuhan, tunjukkanlah aku jalan yang terbaik.

Ingin memulai segalanya dengan niat yang lebih baik.

foto055Siang tadi, mumpung liburan di Semarang ,  jalan ke Rawapening, Ambarawa, Kabupaten Semarang. Di daerah itu ada beberapa tempat pemancingan yang lumayan dapet suasana pedesaannya. Bersama semua anggota keluarga, dipesanlah Gurame dan Lele bakar kecap ditambah nasi dan teh hangat. Berhubung memang sudah waktunya makan siang dan selera makan kebetulan pas mantap, ditambah rame-rame, sehingga terasa nikmat.

Nggak cuma saya lho.. nih adikku, Kiki keliatannya khusyuk banget makannya, sampe nggak sadar kalo di poto. Nggak apa-apa, maklum masih dalam masa pertumbuhan :D .

foto039

Tempat itu sepertinya cukup populer, terlihat dari banyaknya orang yang datang bersama keluarganya. Memang berbagai jenis ikan seperti Bawal, Gurame, Lele, dll tersedia di sana dan siap diolah menjadi berbagai macam cita rasa. Lihat aja dikolamnya, ikannya buanyak buanget..

foto026

Pulang dari pemancingan, singgah sebentar di Bukit Cinta (masih daerah Rawapening). Pemandangannya juga bagus, ditambah nelayan yang naik perahu sambil memancing, Indonesia banget, kayak di TiPi :)

foto063

Mudah mudahan, liburan kali ini bisa memberi semangat baru ke Jakarta, supaya bisa menghadapi hari-hari bekerja dan belajar dengan lebih baik lagi. Nelayan di Rawapening ini saja terlihat sangat tulus dan ikhlas saat bekerja walaupun tidak tau pasti berapa jumlah ikan yang akan ia dapat hari itu, kalaupun banyak, belum tentu dengan jumlah itu kebutuhan ia dan keluarganya bisa terpenuhi. Alangkah baiknya bila kita yang dikaruniai rezeki yang lebih baik, bisa mempersembahkan kinerja yang terbaik dan disertai keikhlasan yang tulus. Semua itu demi ibadah dan meraih ilmu yang bermanfaat. Amin.

Never stop learning.

Older Posts »